Angin yang tenang membelai permukaan kulitku,
kini terasa memasuki rongga hidungku, aku menghirupnya pelan, anginnya terasa
masuk kedalam tubuhku, mengalir pelan. Butir-butir keyakinan itu mulai memasuki
otakku, dan memenuhi sebuah tempat yang
akhir-akhir ini kosong, dan mati akan
segala rasa. Hatiku, mulai terasa hangat dan
pikiranku, bertambah kacau. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar